Senin, 22 Oktober 2012

edisi pertama

 yang ini namanya Ahmad Khudori, dia kakak kelas'qw.. orangnya baik rajin dan pintar.. heehee
 ini namanya Syahrul Gunawan, dia baik dan sedikit humoriss,, :D
 this my best friend yang paling aneh,, hohoho namanya Luluk Fauziah. tapi walaupun aneh dia pintar matematika loo,, kalo kalian ada yang kesulitan kalian bisa minta tolong atau les privat ama dia.. heheheh numpang promosi aja
 ini aq siti shofiyatul aliyah

 this my best friend, namanya Qori',, aduhh aq lupa nama lengkapnya gyss,, sorry yaa.
 dan ini gank TRIO PELO wkwkwkwk
 ini adikku, namanya Muhammad Tsubutul Khoiril Ilahi
 ini temen paling gilaa dachh pkoqnya. tapi dia juga baik dan pintar lochh,, jangan salah nilai yaaa.. namanya Agung Bastomi
inii temen yang paaaliingg pintarr dan bijaksana menurutkuu,, hehee . namanya Fitri Wulandari, dia jg humoriss sangatt :P

Sabtu, 20 Oktober 2012

Berbaik Sangka Agar Bahagia

penyair mengatakan

Orang yang berburuk sangka tidak bisa istirahat
karena kegelisahann yang berkepanjangan,
dan ia tak bisa tenang
Sedikit sekali wajah yang murung, hanya saja
Tanpa buruk sangka terdapat tempat yang lapang
Siapa yang diberi keringanan oleh Allah,
maka bertiup angin dari segala penjuru kepadanya
Tak seorangpun binasa karena sikap lapang dada
Jarang sekali orang yang kikir itu makmur

Kamis, 04 Oktober 2012

My First Best Friend

9 tahun aku sekolah, menempuh ilmu. mencari sahabat,,
aq merasa cukupp atas semua sahabat yang telah aku punya
mereka baik, perhatian dan sayang kepadaku
tapi hal itu tak kurasakan lagi ketika qta mulai di pencar kelasnya. waktu itu kelas IX
tapi untunglah masih ada satu sahabat yang sekelas denganku
di kelas yang baru bersama teman baru aku juga menemukan sahabat
aq butuh waktu 1 thun untuk beradaptasi dengan teman baruku
dan tak lama setelah aku dekat dengan temen", udah waktunya lulusan
semua pencar cari sekolah yang diinginkan oleh masing-masing
sampai akhirnya aq tetep satu sekolah dengan 3 sahabatku dari MTs
tapi sayangnya lagi gag ada yang satu kelas ma aku
Ya Allah makin asing aja diriku ini
tapiii aq bahagiaa bangett
di kelasku yang baru itu aku dekett dengan seorang murid yang berasal dari SMP
walaupun dari SMP tp dia sangat semangat untukk belajar
aq irii banget ma dia
dia itu rajin, pinter.. pkoqnya iri dechh
hheheehh
dia mang bener" sahabat yang paling ngerti aku
tapi sayangnya aku belum bisa begitu ngertiin dia
so, minta sarannya yaa guyss :)

KISAH MENGHARUKAN SEORANG IBU



Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar.
Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.
Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Ak

u sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.
Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.
Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.

Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.
Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.
Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku “Apa?! Siapa ini?”… Ini adalah ibu aku.. tetap dengan satu matanya. Ini rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh ke diri aku. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibu aku.
Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” sandiwara aku. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”
Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diri aku bahwa aku tidak akan peduli, atau berpikir tentang ini sepanjang sisa hidup aku.
Lalu ada perasaan lega datang kepada aku.. Suatu hari, sebuah surat mengenai reuni sekolah datang ke rumah aku. aku berbohong kepada istri aku mengatakan bahwa aku akan pergi perjalanan bisnis. Setelah reuni ini, aku pergi ke rumah lama aku.. karena rasa penasaran saja, aku menemukan ibu aku terjatuh di tanah yang dingin. Tetapi aku tidak meneteskan satu air mata sekalipun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untuk diri aku.
=================================================
Anakku,
Aku pikir hidupku sudah cukup lama saat ini. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.
Tetapi aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah.. Untuk Kamu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa kemaluan bagi dirimu.
Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mata aku.. aku sangat bangga kepada anak aku yang melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.
Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,”Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.
Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.